Tips Mendidik Anak Balita Aktif

Mendidik Anak Balita Aktif

Memiliki anak balita yang sehat dan aktif adalah harapan setiap orang tua di dunia ini. Namun, memiliki anak balita aktif tentu memerlukan penanganan lebih, apalagi dalam hal mendidiknya. Tidak perlu bingung, tulisan ini berusaha membantu ayah dan ibu yang sedang mencari tips mendidik anak balita aktif. Tips-tips tersebut diantaranya:

Selalu mendampingi kegiatan anak dan berpikir kreatif

Hal pertama yang perlu dilakukan oleh orang tua untuk mendidik anak balita aktif adalah selalu menemani anak. Tidak masalah apabila ayah dan ibu tidak selalu bisa menemani bersama-sama, cukup bergantian. Yang paling penting adalah anak tidak menjalankan aktifitas sendirian. Selain itu, ayah dan ibu juga harus berpikir kreatif, mencari kegiatan baru untuk buah hati. Bisa jadi yang menyebabkan anak tidak mau diam adalah karena bosan melakukan kegiatan yang itu-itu saja.

Mendidik Anak Balita Aktif

Membiarkan anak melakukan hal yang dia inginkan

Mungkin bagi sebagian orang membiarkan anak ikut-ikutan menyapu setelah melihat ibunya menyapu adalah hal yang menghambat. Namun, coba biarkan yang ikut-ikutan menyapu atau melakukan kegiatan rumah tangga lainnya mengikuti Anda.

Memberikan anak balita permainan yang membuatnya duduk diam

Bagi anak balita perempuan ketertarikan dengan boneka memang hal yang wajar dan naluriah. Biasanya anak akan duduk diam dan fokus apabila bermain dengan boneka. Entah mereka memainkan baju yang dipakai boneka atau memainkan bagian rambut boneka. Nah, pada saat anak fokus inilah, ayah dan ibu bisa menyelipkan pendidikan kepada anak. Bisa melalui nama-nama bagian tubuh pada boneka, bisa dengan bahasa Indonesia dan Inggris. 

Mencocokan keaktifan anak dengan otaknya

Anak balita yang memiliki kecerdasan fisik tinggi lebih condong memiliki otak yang sehat dan cerdas. Apabila anak balita aktif, ibu bisa memberikan stimulasi secara aktif juga. Lakukan gerakan fisik yang juga memberikan stimulasi pada kemampuan otak anak.

Sebagai orang tua, terlebih ibu, pasti memiliki naluri cara mendidik anak balita aktif pada dirinya. Selama keaktifan anak tidak berbahaya, tidak masalah berkata “boleh” pada anak.

Comments