Empat Hal yang Mempengaruhi Kondisi Kesehatan Janin

kondisi janin

Mengetahui perkembangan dan pertumbuhan si kecil sejak dalam kandungan adalah hal yang penting. Bunda perlu mencermati dan rutin berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi janin untuk mendeteksi ada tidaknya gangguan ataupun kelainan. Dengan begitu, Bunda dapat mengantisipasi segala kemungkinan. Hal ini dikarenakan adanya banyak faktor yang mempengaruhi perkembangan janin.

Berikut ini beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi janin dalam kandungan yang perlu Bunda ketahui.

1. Asupan Nutrisi

Kondisi kesehatan sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Untuk itu, Bunda perlu memilah makanan apa yang akan dikonsumsi demi memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Selain kandungan gizi, 

kondisi janin

Bunda juga perlu memperhatikan porsi yang seimbang. Bunda dapat pula mengonsumsi vitamin dan mineral untuk mengoptimalkan tumbuh kembang si kecil. Untuk menaikkan berat badan janin, Bunda sebaiknya lebih rutin mengonsumsi protein dibanding karbohidrat. Tentunya harus sesuai dengan petunjuk dokter ya, Bun.

2. Olahraga

Olahraga yang teratur sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung si kecil. Aktivitas ini dapat meningkatkan heart rate variability (HRV) atau variabilitas denyut jantung yang mencerminkan keseimbangan sistem saraf . Semakin tinggi HRV maka fungsi jantung semakin sehat. Namun, umumnya para Bunda memilih meninggalkan olahraga karena takut mengganggu kondisi janin selama masa kehamilan. 

Padahal seharusnya Bunda lebih aktif melakukan kegiatan fisik. Meski manfaatnya luar biasa bagi kesehatan janin, namun tidak semua olahraga boleh dilakukan oleh Bunda yang sedang hamil. Untuk itu, Bunda perlu berkonsultasi lebih dulu dengan dokter untuk menentukan jenis olahraga serta porsi yang tepat dan tidak membahayakan.

3. Kondisi Kesehatan Bunda

Tidak dapat dipungkiri bahwa kondisi kesehatan Bunda sangat mempengaruhi kondisi kesehatan janin. Hal ini terkait dengan asupan makanan Bunda sehari-hari. Selain itu, ada pula beberapa penyakit yang dapat memengaruhi perkembangan janin, seperti penyakit jantung, diabetes, hingga hipertiroid. Kondisi mental atau tingkat stress juga sangat berpengaruh pada perkembangan janin. 

Menurut ahli dalam riset dari Clinical Obstetrics Gynecology, stres yang berkepanjangan selama kehamilan yang dialami Bunda dapat meningkatkan risiko autisme, depresi, serta gangguan kognitif pada anak. Jika Bunda memiliki riwayat penyakit tersebut, sebaiknya rutin berkonsultasi dengan dokter untuk menjaga kesehatan janin.

4. Lingkungan

Faktor lain yang mempengaruhi kesehatan janin adalah lingkungan. Lingkungan yang baik selama masa kehamilan adalah lingkungan yang bersih dan sehat. Bunda perlu mengantisipasi hal ini dengan menghindari tempat-tempat yang tinggi akan paparan polusi. Terutama asap knalpot kendaraan. Tingginya paparan polusi pada awal dan akhir kehamilan dapat menghambat pertumbuhan janin.

Comments