-->

Waspada! 6 Gejala Ini Tanda Janin 3 Bulan Dalam Bahaya

Janin 3 Bulan Apakah Sudah Bernyawa


Bunda yang sedang mengandung, pasti ingin janin di dalam kandungannya sehat. Apalagi jika sudah mencapai usia trimester pertama yang katanya sudah bergerak dan bernyawa. Maka dari itu, jika ada soal janin 3 bulan apakah sudah bernyawa? Jawaban seharusnya ia. Kecuali ada masalah yang menyerangnya. 

Penyebab janin 3 bulan tidak bernyawa salah satunya adalah penyakit yang merusak imun sehingga bayi dalam kandungan tidak berkembang. Berikut beberapa gejala-gejalanya. Jika tanda-tanda ini terjadi, Bunda harus segera mendatangi dokter. 

1. Detak Jantung Janin Lenyap

Sejak usia kandungan 10 minggu hingga tiga bulan, biasanya sudah terdeteksi kehidupan si janin. Bahkan di periode ini detak jantungnya sudah terdengar. Bunda bisa merasakannya diantara detak jantung sendiri. Suaranya seperti denyut yang sangat lembut dan halus. 

Janin 3 Bulan Apakah Sudah Bernyawa


Jika detak tersebut tidak lagi terdengar, berarti ada sesuatu dengan janin Bunda. Tetapi jangan langsung panik. Segera datangi dokter untuk mengetahui informasi lebih jelas tentang kondisi janin saat itu. 

2. Bunda Mengalami Keram

Gejala janin 3 bulan bermasalah selanjutnya adalah Bunda mengalami keram. Tanda-tanda ini biasanya diikuti oleh nyeri rahim yang cukup tajam. Jika gejala ini muncul saat janin berusia tiga bulan, maka pertanda sedang ada gangguan pada tubuhnya. Sehingga Bunda perlu memeriksakan kandungan ke dokter spesialis. 

Keram yang wajar adalah kejang yang terjadi ketika usia kandungan sudah mencapai trimester kedua dan usia kandungan mencapai sembilan bulan. Karena ini merupakan gejala Brixton hicks atau kontraksi palsu. 

3. Pendarahan yang Hebat

Jika ada pertanyaan janin 3 bulan sebesar apa? Maka periksakan dulu ke dokter baru berikan jawaban. Karena ukuran bayi dalam kandungan disesuaikan dengan kesehatan tubuhnya. Jika ada gangguan auto imun, tentu ukuran janin sangat kecil bahkan bisa meninggal. Gejalanya adalah pendarahan hebat. 

Pendarahan semacam ini tidak boleh disepelekan. Lebih baik konsultasi ke dokter kandungan agar mendapatkan informasi yang lebih jelas. Jangan lagi bertanya janin 3 bulan apakah sudah bernyawa jika masalah ini tidak jua diatasi. Karena resiko kematian janin cukup besar. 

Bahayanya lagi, jika pendarahan tersebut disebabkan oleh placent previa yang kronis. Karena selain janin lahir prematur, nyawa Bunda juga terancam. 

4. Sakit Punggung Akut

Bunda yang sedang mengandung pasti mengalami ketaknyamanan. Salah satunya adalah sakit punggung. Ini hal yang wajar. Sebab, di kala mengandung, perut kan membesar. Sehingga badan terdorong maju yang menyebabkan otot belakang ikut tertarik. 

Namun, jika sakit punggung berlangsung lama, apalagi ketika janin memasuki usia tiga bulan, maka Bunda harus berhati-hati. Karena itu merupakan gejala sakit ginjal hingga masalah ureter. 

5. Bunda Alami Keputihan Kronis

Keputihan masalah normal untuk ibu hamil. Namun, jika kondisi penyakit sangat kronis hingga menimbulkan gatal dan berbau tidak sedap, lebih baik lakukan pemeriksaan medis. 

Pasalnya keputihan semacam ini bisa menimbulkan kematian janin dan beresiko lahir prematur. Karena bakteri yang ada di dalam cairan tersebut bisa menempel pada dinding rahim. 

6. Diserang Penyakit IUGR 

Gejala bayi 3 bulan tidak bernyawa selanjutnya adalah Bunda mengalami IUGR. Ini merupakan penyakit yang menyebabkan tubuh janin tidak berkembang dengan baik. 

Salah satu tanda penyakit ini pada janin adalah ukuran tubuhnya tidak maksimal. Selain itu, ketika dilakukan cek medis, bayi dalam kandungannya juga mengalami masalah dengan pernafasan dan tekanan darah. Suhu badannya juga ekstrem. 

Janin 3 bulan seharusnya sudah bernyawa. Jika muncul salah satu gejala di atas, maka sebaiknya Bunda segera memeriksakan kandungan kepada dokter.

Author

Bidan sela perkembangan bayi

Bidan Sela

Bidan Puput Sela Soraya, berbagi tulisan untuk membantu bunda dan si kecil.

0 comments: