Janin Berusia 6 Bulan Terlalu Aktif Bergerak atau Bahkan Tidak Bergerak? Ternyata Ini Penyebabnya

Janin Berusia 6 Bulan Terlalu Aktif Bergerak atau Bahkan Tidak Bergerak? Ternyata Ini Penyebabnya

Usia kehamilan enam bulan menjadi masa kehamilan penuh kejutan bagi Bunda. Saat ini, janin usia 6 bulan 1 minggu akan mulai dapat mengedipkan mata. Bahkan di minggu-minggu pertama usia enam bulan kehamilan ini mulai dibentuk sistem pencernaan sampai dengan jantung janin.

Perkembangan janin tersebut terus berlangsung hingga minggu-minggu selanjutnya. Pada bulan keenam itulah janin juga mulai banyak melakukan pergerakan. Namun, seringkali Bunda mungkin dibuat bingung dengan janin usia 6 bulan aktif bergerak atau malah justru jarang bergerak. Ada beberapa alasan yang mendasari kondisi tersebut berikut beberapa di antaranya.
 Ada banyak hal yang mendasari janin usia 6 bulan aktif bergerak maupun justru jarang bergerak. Beberapa hal tersebut akan dibahas lebih lanjut di sini.
Sumber:https://image.freepik.com/free-photo/smiley-kid-hugging-her-pregnant-mother_23-2148252626.jpg
Baca Juga Artikel : Perkembangan bayi 8 bulan

Kenapa Janin Usia 6 Bulan Terlalu Aktif Bergerak?

Pergerakan janin di usia kandungan enam bulan menjadi hal yang wajar. Akan tetapi bagaimana jika ternyata janin di dalam kandungan justru bergerak terlalu banyak? Mungkin ini akan menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi para ibu. Sebenarnya ada alasan yang mendasari hal ini, seperti berikut.

Janin Merasa Ruang Geraknya Mulai Sempit

Seiring berjalannya waktu tentu ukuran janin akan semakin membesar. Inilah yang kemudian menyebabkan ruang gerak janin menjadi semakin terbatas di dalam rahim. Biasanya untuk mengatasi hal ini maka janin akan terus bergerak. Tujuannya adalah mencari tempat yang dirasa paling nyaman di dalam rahim ibu.
Hal ini utamanya berlangsung ketika mendekati masa-masa persalinan. Ibu sebenarnya tidak perlu khawatir dengan kondisi ini, pasalnya hal ini menjadi suatu yang normal ditemui pada janin yang semakin bertambah ukurannya. Namun, jika khawatir lebih baik konsultasikan lebih lanjut dengan dokter ahli.

Kurangnya Asupan Makanan

Biasanya gerakan aktif janin terjadi pada malam hari. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan karena pada malam hari asupan makanan yang ada berkurang. Inilah yang kemudian membuat janin menjadi bergerak dengan lebih aktif.
Untuk mengatasi hal ini ibu dapat mengatasi dengan sedikit menggoyang-goyangkan perut dalam keadaan berdiri. Ini akan turut membantu janin diam kembali nantinya. Pasalnya ayunan tersebut akan menimbulkan rasa yang nyaman seperti dalam gendongan.

Kegelisahan Janin

Adanya gerak aktif pada janin juga dapat berasal dari kegelisahan janin. Hal ini dapat dipicu oleh ibu yang gelisah atau adanya kondisi yang membuat janin menjadi bingung. Untuk penyebab yang tidak diketahui ini sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk memperoleh hasil analisa lanjutan.

Daftar Penyebab Janin Usia 6 Bulan Jarang Bergerak

Selain janin yang terlalu aktif bergerak, janin usia 6 bulan jarang bergerak juga menimbulkan rasa khawatir tersendiri. Apa saja alasan janin berkurang geraknya bahkan berhenti bergerak? Inilah beberapa di antaranya.

Janin Sedang Tidur

Salah satu penyebab janin tidak bergerak adalah karena ia sedang tidur. Sejak dalam kandungan janin sebenarnya sudah memiliki jam tidur. Umumnya jam tidur janin berlangsung kurang lebih selama29 sampai 40 menit. Kalau pun lebih dari itu maksimal mencapai 90 menit. Selama masa tidur berlangsung janin biasanya tidak bergerak.

Adanya Ketuban Pecah Dini

Janin yang tidak bergerak juga dapat diakibatkan permasalahan serius seperti ketuban pecah dini. Kehadiran ketuban inilah yang sebenarnya dapat menjadi salah satu penyebab janin dapat bergerak bebas. Apabila ketuban mengalami pecah hal ini tentu membuat pergerakan janin menjadi terhambat dan dapat menimbulkan masalah serius jika dibiarkan.

Hipoksia

Pernah mendengar kondisi hipoksia? Kondisi ini terjadi ketika janin mengalami kekurangan oksigen yang disebabkan oleh tali pusar yang tidak sengaja tertekuk maupun terlilit. Hipoksia secara lebih lanjut dapat menyebabkan efek jangka panjang untuk janin. Umumnya janin yang mengalami hipoksia akan mengurangi gerakan atau berhenti bergerak untuk menghemat energi yang dimilikinya.
Ternyata ada banyak penyebab dari janin usia 6 bulan aktif bergerak ataupun jarang bergerak. Jika mengalami beberapa hal di atas tak ada salahnya Bunda langsung menuju dokter ahli terpercaya guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Baca Juga Artikel : Perkembangan Janin 13 Minggu