Menghadapi Perkembangan Bayi 9 Bulan Namun Belum Merangkak


Semakin bertambah usia, si kecil akan semakin lincah. Ia akan aktif merangkak dan pelan-pelan belajar berdiri serta berjalan. Meski begitu, kecepatan tumbuh kembang bayi sangat berbeda antara satu dengan yang lain. Maka tidak heran jika perkembangan bayi 9 bulan terkait kemampuan merangkak juga tidak sama. Biasanya ada kemampuan lain yang lebih dulu berkembang dari si anak. 

Merangsang Kecerdasan Motorik untuk Perkembangan Bayi 9 Bulan

Beberapa permainan berikut dapat Bunda lakukan dengan anak untuk merangsang kecerdasan motoriknya di usia 9 bulan.

Bermain Mini Drum

Untuk bermain mini drum, diperlukan satu set mini drum lengkap dengan stiknya.

Cara bermainnya mudah. Dudukkan si kecil menghadap drum set dan berikan stik padanya. Arahkan tangannya untuk memukul drum itu dengan ritme tertentu. Buat ritme yang menyeimbangkan porsi gerak kedua tangannya. Jika sudah terbiasa, biarkan ia bermain sendiri. 


Bermain Gelinding Bola

Untuk permainan ini, Bunda membutuhkan bola-bola berukuran sama dan wadah yang permukaannya datar.

Cara bermainnya cukup sederhana. Bola diletakkan di atas wadah, kemudian dorong agar mengelilingi pinggiran wadah. Lalu dorong bola ke sembarang arah secara perlahan dan hentikan gerakan bolanya. Letakkan tangan anak di atas bola tersebut dan bantulah ia melakukan permainan itu sampai lancar.

Bermain Kerincing Goyang

Untuk permainan ini, dibutuhkan kerincingan bayi.

Cara bermainnya sederhana. Genggamkan kerincingan ke tangan anak. Duduklah di belakangnya dan ajarkan ia untuk menggoyangkan kerincing itu bergantian. Jika sudah bisa, biarkan ia mencoba sendiri.

Tips Perawatan untuk Perkembangan Bayi 9 Bulan Ke Atas

1. Mulai sering membacakan buku/dongeng sederhana dan mengenalkan berbagai benda melalui gambar. Bunda juga bisa mengenalkan sesuatu melalui bunyinya.
2. Mengajaknya berbicara dari jarak tertentu.
3. Memastikan tempat bermainnya, baik di luar maupun di dalam rumah aman.
4. Tidak perlu memakaikan sepatu dan kaos kaki terlalu sering agar perkembangan ototnya optimal.
5. Ajak ia bermain bersama bayi lain agar sosialisasinya semakin baik.
6. Ajak ia bercanda, misal dengan menggelitik tubuhnya. Sesekali bisa juga diberkan pijatan bayi agar ia merasa rileks.
7. Berikan permainan yang melatih keterampilan tangannya.
8. Mulai kenalkan bagian-bagian tubuhnya.
9. Untuk melatih kehati-hatian, Bunda bisa memberi sedikit jarak ketika ia tengah bermain. Biarkan ia belajar melakukan sendiri apa yang diinginkan.
10. Jika ia sudah mulai belajar berjalan, bantu ia dengan memegangi tangannya ketika tengah belajar.

Perkembangan Bayi 9 Bulan Tapi Belum Bisa Merangkak

Untuk bisa merangkak, seorang anak harus melewati tahapan berikut.

1. Jika ia sudah bisa duduk, maka akan berlatih untuk posisi merangkak.
2. Ketika sudah pada posisi merangkak, ia akan bergerak maju mundur di tempat.
3. Perlahan ia mulai merangkak ke depan.
4. Bila sudah lancar, ia akan belajar untuk kembali ke posisi duduk.
5. Jika pada usia 9 bulan si kecil belum bisa merangkak, kemungkinan si kecil memang mengalami keterlambatan perkembangan motorik. Hal yang menyebabkan ini beragam, salah satunya adalah kurangnya stimulasi dari orang tua.

Perlu diketahui bahwa terlalu sering menggendong anak juga kurang baik. Meski bukan penyebab pasti keterlambatan tersebut, namun sebaiknya ada keseimbangan antara menggendong dengan menurunkan anak. 

Bila terlalu sering digendong, waktu anak untuk mengembangkan keterampilan motoriknya sangat terbatas. Hal ini bisa mengakibatkan perkembangan ototnya tidak maksimal. Tidak ada salahnya untuk membiarkan anak berada di lantai, agar ia segera belajar merangkak. Namun jangan lupa untuk memastikan bahwa tempat sekelilingnya aman untuk anak belajar ya Bunda. 

Menghadapi perkembangan bayi 9 bulan memang harus penuh kesabaran, terlebih jika ada keterlambatan salah satu perkembangannya. Jika Bunda merasa khawatir, jangan tunggu waktu untuk konsultasikan ke dokter ya.

Comments