Begini Langkah-Langkah Menstimulus Perkembangan Bayi 3 Bulan yang Sehat

  • Posted by Gilang Biantara
  • at 3:31 AM -
  • 0 comments

Begini Langkah-Langkah Menstimulus Perkembangan Bayi 3 Bulan yang Sehat

Bayi usia 3 bulan, biasanya sudah menunjukkan perkembangan yang bagus. Maka dari itu, Bunda harus menstimulusnya, jika pertumbuhan tersebut tidak juga terlihat. Atas dasar itu, perlu kiranya dijelaskan cara merangsang perkembangan bayi 3 bulan yang sehat.
Jika Bunda berhasil melakukan stimulasi bayi 3 bulan, maka si kecil akan terlihat lebih lucu dan menggemaskan. Pasti Bunda selalu ingin mengajaknya bermain dan bercanda. Pertanyaannya adalah bagaimana langkah-langkah stimulus tersebut? Berikut jawabannya, yaitu:
Menstimulus Perkembangan Bayi 3 Bulan yang Sehat
sumber:https://image.freepik.com/free-photo/little-toddler-boy-bathing-park_1303-15972.jpg


1. Mengajaknya Bercermin

Cara merangsang si kecil yang pertama adalah mengajaknya bercermin. Biarkan bayi merespon apa yang ia lihat sesuai keinginannya. Maka dari itu, sekali waktu gendong Ia dan hadapkan pada cermin. Lalu lihat mimik mukanya, pasti lucu dan gemas.
Di tahap ini, biasanya bayi “bergumam” yang merupakan responnya ketika melihat bayangan di cermin. Karena memang di usia 6 bulan, kemampuan bicaranya masih terbatas.
Mengajak bayi bercermin juga cara merangsangnya untuk mempelajari gerakan kaki dan tangannya sendiri. Lucunya, si kecil akan terus mengulang gerakannya seakan tidak percaya kalau yang dicermin adalah dirinya.

2. Sering Mengobrol dengan Si Kecil

Perkembangan bayi 3 bulan yang sehat biasanya mulai senang diajak berinteraksi. Maka dari itu, Bunda harus meluangkan waktunya untuk mengajak si kecil mengobrol.
Memang masih belum ada jawaban dari buah hati. Tetapi pada periode itu, sesungguhnya bayi sudah belajar menyimak kata-kata yang diucapkan oleh Bundanya.
Sekalipun ada kata yang keluar dan tidak jelas, itu adalah proses awal kemampuan bayi dalam merespon obrolan. Jadi Bunda tidak boleh putus asa. Terus ajak dia berkomunikasi dengan cara-cara yang menyenangkan.

3. Kurangi Penggunaan Alat Penyangga Kepala

Jika ada pertanyaan perkembangan bayi 3 bulan bisa apa saja? Maka jawabannya ialah kemampuannya sangat banyak. Salah satunya adalah berguling. Karena di usia tersebut, kekuatan leher si kecil sudah bagus dan kokoh. Bahkan ia mulai belajar mengangkat kepala tanpa dibantu.
Jika bayi sudah mencapai usia ini, biarkan ia belajar memposisikan dirinya dalam berbagai aktivitas. Termasuk ketika tengkurap, telentang atau sedang duduk. Alat penyangga kepala juga perlu dipinggirkan, karena hanya membuat si kecil tidak bebas untuk bergerak.
4. Letakkan Mainan di Samping Atau Di Depan Bayi
Langkah-langkah stimulus selanjutnya ialah beri bayi mainan tetapi pastikan tidak dijulurkan langsung ke tangannya. Letakkan saja di depan atau di samping si kecil, agar ia berusaha mengambilnya sendiri. Bunda hanya membantu mendekatkan saja, jika ia sulit meraih karena jaraknya kejauhan.

Jika si kecil mampu meraih mainan tersebut, biarkan ia melakukan apapun dengannya. Jangan diambil kecuali terlepas dengan sendirinya dari genggaman sang bayi. Jika lepas, baru Bunda mengembalikan ke tempat yang agak jauh dari bayi supaya ia kembali berusaha untuk mengambilnya.

Yang paling penting dari stimulus ini ialah, berikan reward atau penghargaan jika si kecil mampu meraih mainan yang jauh dari tempatnya. Bunda bisa memeluk, mencium atau memujinya dengan ikhlas.

5. Memijat Jari-Jemari Bayi dengan Lembut

Cara merangsang perkembangan bayi di usia 3 bulan yang ke lima ialah, lakukan pijatan lembut pada jari-jemari bayi. Ini berfungsi untuk meningkatkan motorik halus si kecil, terutama otot-otot tangan.
Bunda juga bisa memberikan mainan dengan bermacam tekstur seperti bola yang permukaannya kasar, licin, berbulu dan semacamnya.

Tidak ada orang tua yang tidak gemas dengan perilaku bayi. Termasuk Bunda bukan! Maka dari itu, jangan lewatkan perkembangan bayi 3 bulan yang sehat. Selalu rajut kebersamaan dengannya melalui kegiatan-kegiatan stimulus yang menyenangkan.





Author

Bidan Putsel

Bidan Puput Sela Soraya, berbagi tulisan untuk membantu bunda dan si kecil.

0 comments: